Umur Berapa Bayi Naik Pesawat dengan Aman?

Bayi Naik Pesawat dengan Aman (Sumber Gambar)
Saya memiliki pertanyaan umur berapa bayi naik pesawat dengan aman, karena saya memiliki anak bayi yang baru saja berusia 3 bulan, dan seringkali harus naik pesawat mengikuti mamanya bekerja di luar kota. Bagi saya, umur berapa bayi naik pesawat dengan aman merupakan permasalahan yang penting, karena sangat menyangkut pada kesehatan anak saya sendiri. Oleh karena itu, saya berusaha mencari informasi yang sangat valid untuk mengetahui sebaiknya umur berapa bayi naik pesawat dengan aman.

Jawaban Beberapa Dokter tentang Umur Berapa Bayi Naik Pesawat dengan Aman

Saya sudah menanyakan beberapa dokter anak, maupun dokter kandungan. Jawaban yang saya dapatkan dari hasil penelurusan saya tersebut diantaranya adalah:
  • Sebagian dokter mengatakan tidak ada batasan umur
  • Sebagian lagi mengatakan paling tidak 3 bulan, agar telinganya kuat
  • Sebagian lagi mengatakan paling tidak 2.5 bulan, agar organ-organnya sudah kuat
Namun secara medis memang dikatakan oleh dokter-dokter tersebut bahwa tidak ada masalah berapapun umur bayi naik pesawat dengan aman, selama memang si bayi tidak mengalami gangguan kesehatan sama sekali. Namun, alangkah baiknya jika anak kita masih berusia di bawah 3 bulan, konsultasikan dahulu kesehatan si bayi ke dokter. Apakah ada keluhan atau tidak, apakah akan mengganggu kesehatannya atau tidak. Lalu mintalah surat izin terbang dari dokter untuk si bayi, agar memudahkan saat nanti sampai bandara. Pastikan pada dokter bahwa anak kita benar-benar sehat dan siap untuk naik pesawat.

Peraturan Maskapai tentang Umur Berapa Bayi Naik Pesawat dengan Aman

Terdapat peraturan-peraturan maskapai tentang kapan umur bayi naik pesawat diperbolehkan. Saya sudah mencarinya sendiri di situs resmi milik maskapai tersebut, namun tidak berhasil. Saya berhasil menemukan informasi yang lengkap di website Traveloka. Beberapa peraturan tersebut tentang umur berapa bayi naik pesawat dengan aman diantaranya adalah sebagai berikut (Sumber):

Peraturan Garuda Indonesia (menurut situs Traveloka):

Usia bayi:
  • Bayi berusia di bawah 2 tahun (24 bulan) saat penerbangan.
  • Bayi berusia di bawah 7 hari setelah dilahirkan tidak direkomendasikan untuk melakukan perjalanan menggunakan pesawat terbang Garuda Indonesia. Bayi prematur dapat terbang dengan melengkapi Medical Information (MEDIF) dan laporkan kondisi tersebut pada petugas darat.
  • Bayi harus disertai dengan seorang pendamping dewasa yang memangku bayi tersebut.
  • Pendamping tersebut harus bepergian pada penerbangan yang sama, di kelas yang sama, dan untuk tujuan yang sama dengan bayi.
  • Satu bayi wajib didampingi oleh satu penumpang dewasa yang mengambil tanggung jawab penuh atas bayi.
  • Bayi dapat menggunakan fasilitas Baby Basinet yang disediakan oleh Garuda di dalam pesawat (selama masih tersedia), namun pada saat lepas landas, mendarat dan kondisi turbulensi, bayi wajib dipangku.
  • Awak kabin akan membantu penggunaan sabuk pengaman khusus bagi bayi. Selain itu juga disediakan pelampung khusus bagi bayi yang akan dikumpulkan kembali setelah mendarat. Pelampung tersebut hanya digunakan pada saat kondisi darurat.
Tarif bayi: 10-20% dari tarif dewasa.
Bagasi bayi: gratis 10 kg.
Stroller di kabin: Tidak diizinkan.

Peraturan Lion Air/ Batik Air/ Wings Air

Usia bayi:
  • Bayi berusia kurang dari 2 tahun (24 bulan) pada saat penerbangan.
  • Maskapai berhak tidak mengangkut bayi yang usianya kurang dari 2 (dua) hari.
  • Bayi berusia antara 3 (tiga) dan 7 (tujuh) hari harus memiliki Surat Keterangan Medis (terbit setidaknya 72 jam sebelum jam keberangkatan) dari dokter yang menyatakan bayi dalam keadaan sehat untuk perjalanan udara.
  • Orang tua bayi harus menandatangani Formulir Ganti Rugi yang membebaskan maskapai dari pertanggungjawaban sekiranya terjadi apa-apa dengan bayi selama penerbangan.
Tarif bayi: Sekitar 20% dari tarif dewasa.
Bagasi bayi: Tidak ada.

Peraturan Sriwijaya Air

Usia bayi:
  • Bayi berusia 0-23 bulan pada saat penerbangan.
  • Lingkar pinggang bayi tidak boleh melebihi 40 cm dan kepala bayi tidak lebih tinggi dari hidung bawah pemangku.
Tarif bayi: Sekitar 10% dari tarif dewasa.
Bagasi bayi: Tidak ada.

Peraturan Citilink

Usia bayi:
  • Bayi berusia di bawah 2 tahun (24 bulan) saat penerbangan.
  • Bayi harus dipangku penumpang dewasa, satu orang dewasa hanya boleh membawa satu bayi.
Tarif bayi: Sekitar 20% dari tarif dewasa.
Bagasi bayi: Tidak ada.
Stroller di kabin: Tidak diizinkan.

Peraturan Air Asia

Usia bayi:
  • Bayi berusia di bawah 2 tahun (24 bulan) saat penerbangan.
  • Bayi harus dipangku penumpang dewasa, satu orang dewasa hanya boleh membawa satu bayi.
Tarif bayi: Rp 150.000
Bagasi bayi: Tidak ada.
Stroller di kabin: Tidak diizinkan.

Pengalaman Pribadi Bayi Naik Pesawat dengan Aman

Selain informasi-informasi di atas, saya sendiri mengalami bagaimana anak saya, yang usianya masih di bawah 3 bulan, mau tidak mau sudah harus ikut mamanya naik pesawat. Saat itu saya ikut menemani naik pesawat, dan ikut mengurus beberapa persiapan. Untuk lebih ringkasnya, bisa saya rangkum sebagai berikut.

Konsultasi dengan Dokter

Sebelum membeli tiket, saya dan istri memeriksakan anak kami ke dokter. Kami mohon informasi dan petunjuk dokter apakah anak kami sehat dan mampu untuk naik pesawat. Alhamdulillah ternyata anak kami sehat.

Perlengkapan Wajib

Perlengkapan inti yang wajib dibawa diantaranya:
  • Selimut bayi, agar si bayi tidak kedinginan di atas pesawat
  • Penutup dada ibu, agar mamanya bisa memberikan ASI di atas pesawat
  • Botol susu, jika si bayi sudah minum ASI/Susu Formula dengan menggunakan botol
  • Susu Formula, jika si bayi sudah minum susu Formula
  • Air panas, disimpan di dalam termos
  • Air minum, untuk membuat susu formula dicampur air panas
  • Pampers
  • Pakain bayi lengkap
  • Minyak telon/kayu putih/kelapa

Yang Harus Dilakukan Selama Naik Pesawat 

Terdapat beberapa hal PENTING yang harus dilakukan saat bayi kita naik pesawat. Diantaranya adalah:
  • Pastikan saat Take off / Landing, Si bayi dalam keadaan menyusu, baik itu menggunakan dot maupun langsung dari payudara ibu
  • Jika si bayi tidur, bangunkan saat akan take off maupun landing
  • Paksa bayi agar mau menyusu, baik itu menysui langsung ke payudara ibu, ataupun lewat dot/botol


Itulah hal-hal penting dan utama dalam menjawab pertanyaan saya umur berapa bayi naik pesawat dengan aman. Informasi ini saya butuhkan untuk keperluan pribadi, dan saya sebarkan melalui internet, siapa tahu ada yang membutuhkan informasi mengenai umur berapa bayi naik pesawat dengan aman. Saya sudah mempraktekkan sendiri melalui pengalaman pribadi, dan alhamdulillah sampai sekarang bayi saya sehat. Semoga tulisan ini menjawab tentang umur berapa bayi naik pesawat dengan aman.
First